Alhamdulillah.. Yaa Allah, Terima kasih teramat sangat atas segala kebahagiaan Ÿªήğ di berikan saat ini.. Terima Kasih atas segala berkah Ÿªήğ kau Limpahkan kepada kami.. Terima Kasih Karena telah mendekatkan lagi orang Ÿªήğ teristimewa di hidup aku.. Satukan kami lagi dengan ridhoMu yaa Allah.. Limpahkan segala kebaikan dan keberkahan sepanjang Hidup Kami.. آمين يا رب العالمين
Aiyang.. Happy Anniv ƒör us.. ngga tau lg apa yg hrs aku tulis dsini, utk bs mngungkapkan betapa bahagianya aku mdapat kesempatan utk bsama" åï¥ång lagi..
Bersyukur, itu yg slalu difikiran aku skr aiyang kembali dsini, dsisi aku.. Membawa Harapan indah untuk Aku dan utk KITA..
Terima Kasih aiy, aiyang Uϑªh datang lagi dengan membawa berjuta Keindahan dan Kebahagiaan.. Aku berharap smua tetap spt ini hingga waktu menjawab akan sgala Mimpi yg kita miliki..
Ngga ∞•S̤̈ά̲Bά̲я̲я̲•∞ menanti saat dimana Mimpi Kita menjadi nyata.. Menanti saat dimana Kita bisa bersama lagi dalam satu ikatan suci. Aku мáů åï¥ång ada di hati dan disisiku lagi.. sekarang dan selamanya..
Dan jika kesempatan itu terwujud.. aku akan selalu menjaga hati aku, jiwa dan raga aku utk aiyang.. ngga akan lg aku ulangi kesalahan yg pernah aku lakukan dulu.. Sebisa mungkin aku akan berusaha memberikan yg terbaik buat aiyang..
MāªŦ atas sgala sakit Ÿªήğ pernah aiyang rasakan dulu.. maaf kalau aku pernah membuat luka Ÿªήğ teramat perih di hati åï¥ång.. Maaf atas segalaa keegoisan aku yg akhirnya membuat kita terpisah jauh..
Kita punya berbagai cerita disaat kita terpisah baik buruknya Masa lalu kita aku mohon jgn jadikan masalah untuk dkedepannya aiy, tp cukup jadikan pelajaran berharga agar kita bisa lebih mencintai, memahami, mengerti dan menghargai..
I Love чou with all my heart aiy.. Smoga Mimpi kita segera menjadi nyata..
ÿαα̇ Allah aku mohon satukan Kami Kembali, dan Lindungi kami, hati kami, jiwa dan raga kami agar slalu Setia seumur Hidup kami.. Limpahkan AnugerahMu kepada kami.. Jauhkan dr segala yg dapat memisahkan kami Lagi.. آمين يا رب العالمين
Secret of Me
Minggu, 10 Mei 2015
Senin, 22 Desember 2014
Happy Milad Aiyang
Selamat Milad åï¥ång... Aku bahagia banget bisa ngucapin slamat ulang tahun lagi untuk åï¥ång.. Mungkin bahagianya aku melebihi apa Ÿªήğ åï¥ång rasain di hari ulang tahun åï¥ång sekarang..
Tapi kali ngga sama spt dulu, walaupun sederhana aku slalu menyempatkan untuk membungkus kado buat åï¥ång.. ♏āªŦ ya αíу aku ngga bisa kasih sesuatu Ÿªήğ spesial untuk jadi kejutan di hari Ulang Tahun åï¥ång...
Cuma cerita masa lalu lagi Ÿªήğ bisa aku tulis dsini.. buat mengenang massa" kita dulu, sambil berharap bisa terulang lg dan dalam keadaan Ÿªήğ lebih baik..
Hal inilah yang dulu sering membuatku kecewa, karena belum mengertinya aku tentang dirinya. Seiring berjalannya waktu, aku mengerti, bahwa aiyang bukan berarti tak pernah punya banyak waktu untukku..
Betapa sering dulu aku menangis di setiap malam; betapa selalu bantal basah oleh linangan air mata saat merasa dicuekin. Terkadang hati ini kesal, kalau aiyang lsg pergi seusai kita melakukan sunnah….. Sepertinya aku ini hanya sebuah barang… Tapi itu dulu..
Seorang laki" yang sama sekali belum pernah aku lihat dan kenal sebelumnya, tiba" menawarkan diri untuk menikah denganku.. Dan setelah melalui malam-malam sujud istikhoroh, aku mantab menerimanya. Menikah tanpa pacaran. Prosesnya sangat cepat, seperti mimpi..
Penyesuaianku dengan åï¥ång memang sangat lama. Karena aku adalah tipe orang yang tak bisa terbuka. Sangat sensitif, mudah menangis, rapuh…. Sementara aiyang tipe orang yang sangat keras, disiplin dan tegas.
Tapi sekarang aku sudah jauh memahami karakter aiyang. Walaupun keras tp aiyang ternyata bisa romantis. Selalu mengungkapkan kata-kata manis yg bisa membuat aku seperti satu"nya orang Ÿªήğ paling beruntung karena memiliki aiyang.. Suka bcanda, iseng, tp begitu sangat perhatian.. Ya, begitulah Yasir Arafat Thalib
Bagaimanapun, ternyata Allaah SWT Maha Penyayang. Allaah SWT menganugerahkan kesabaran kepadaku untuk memandang jernih masalah perbedaan karakter ini.
Seperti sebuah pesan dalam sebuah buku yang pernah kubaca:
“Jika ada surga di dunia, surga itu adalah pernikahan yang bahagia. Namun jika ada neraka di dunia, itulah rumah tangga yang penuh pertengkaran dan kecurigaan-kecurigaan yang menakutkan antara suami dan isteri”
Dan aku ingin mendapatkan surga dunia itu bersama åï¥ång…
Dari karakter åï¥ång yang semula kufikir sangat bertolak belakang denganku, kutemukan kebaikan-kebaikan luar biasa yang begitu berarti dalam kehidupanku.
Dia sangat telaten mengajari aku dan anak-anak dalam banyak hal.
Aiyang juga selalu mengatakan “kamu pasti bisa, kalau berusaha!”, semula aku merasa tidak percaya diri hingga akhirnya aku mampu melakukannya.
Ketika aku berhasil berkata “tidak” kepada teman yang kusadari sering memanfaatkanku, aku meniru sikap tegas aiyang. Dan tiba-tiba kini aku merasa jauh lebih berani dibandingkan aku yang dulu.
Kalau toh terbatas waktu åï¥ång untukku disaat aku sakit, tetapi waktu åï¥ång dsampingku tangan kokohnya dengan terampil memijat-mijat badanku hingga merasa nyaman..
Setiap aku menyadari ada suatu harapanku yang tak kuperoleh darinya, segera aku mencari kebaikan dirinya yang ternyata begitu banyak…
Keinginanku mendapatkan åï¥ång Ÿªήğ tidak Keras dan tegas lambat laun hilang. Aku menerima aiyang apa adanya.. Ternyata aku butuh sifat åï¥ång yang seperti itu..
Ternyata benar jika pernikahan menjadikan kami saling melengkapi.
Hari demi hari, kerapuhanku mulai berkurang. Sebaliknya, sikap keras dan terkadang ketus dr aiyang juga sedikit demi sedikit berganti menjadi tegas namun lembut. Hal ini aku ketahui dari komentar teman-teman ketika berkumpul.
Mereka berkomentar tentang aku yang tak lagi cengeng dan Manja. Lebih dewasa dan Mandiri.. Alhamdulillaah..
Kesalahanku memang, karena tidak mengerti aiyang.. menuntut lebih banyak dari kemampuan aiyang.. Ketidaksabaran aku Ÿªήğ akhirnya membuat kita berpisah.. Maafin aku sayang.. Menjadi terlalu egois pada saat itu, karena rasa cinta dan takut kehilangan Ÿªήğ begitu besar..
Dan bagian tersulit dari perpisahan kita bukanlah saat aku melangkah pergi darimu tapi saatku sadar bahwa kenangan manis bsama aiyang selalu ada dalam setiap hari" yg aku lewati, tentang cinta dan harapan, tentang ketulusan dan kasih sayang. Tentang aku dan aiyang. Tentang aku yang masih mencintai aiyang.
aku ingin kita kembali bersama, menjadi yg halal untuk menemaniku seumur hidup.. Bagiku, cuma aiyang yg mampu mengubah dunia kelabuku, mnjadi penuh warna..
Luv ǚ aiy, All The best Wishes ƒör чou..
Tapi kali ngga sama spt dulu, walaupun sederhana aku slalu menyempatkan untuk membungkus kado buat åï¥ång.. ♏āªŦ ya αíу aku ngga bisa kasih sesuatu Ÿªήğ spesial untuk jadi kejutan di hari Ulang Tahun åï¥ång...
Cuma cerita masa lalu lagi Ÿªήğ bisa aku tulis dsini.. buat mengenang massa" kita dulu, sambil berharap bisa terulang lg dan dalam keadaan Ÿªήğ lebih baik..
Hal inilah yang dulu sering membuatku kecewa, karena belum mengertinya aku tentang dirinya. Seiring berjalannya waktu, aku mengerti, bahwa aiyang bukan berarti tak pernah punya banyak waktu untukku..
Betapa sering dulu aku menangis di setiap malam; betapa selalu bantal basah oleh linangan air mata saat merasa dicuekin. Terkadang hati ini kesal, kalau aiyang lsg pergi seusai kita melakukan sunnah….. Sepertinya aku ini hanya sebuah barang… Tapi itu dulu..
Seorang laki" yang sama sekali belum pernah aku lihat dan kenal sebelumnya, tiba" menawarkan diri untuk menikah denganku.. Dan setelah melalui malam-malam sujud istikhoroh, aku mantab menerimanya. Menikah tanpa pacaran. Prosesnya sangat cepat, seperti mimpi..
Penyesuaianku dengan åï¥ång memang sangat lama. Karena aku adalah tipe orang yang tak bisa terbuka. Sangat sensitif, mudah menangis, rapuh…. Sementara aiyang tipe orang yang sangat keras, disiplin dan tegas.
Tapi sekarang aku sudah jauh memahami karakter aiyang. Walaupun keras tp aiyang ternyata bisa romantis. Selalu mengungkapkan kata-kata manis yg bisa membuat aku seperti satu"nya orang Ÿªήğ paling beruntung karena memiliki aiyang.. Suka bcanda, iseng, tp begitu sangat perhatian.. Ya, begitulah Yasir Arafat Thalib
Bagaimanapun, ternyata Allaah SWT Maha Penyayang. Allaah SWT menganugerahkan kesabaran kepadaku untuk memandang jernih masalah perbedaan karakter ini.
Seperti sebuah pesan dalam sebuah buku yang pernah kubaca:
“Jika ada surga di dunia, surga itu adalah pernikahan yang bahagia. Namun jika ada neraka di dunia, itulah rumah tangga yang penuh pertengkaran dan kecurigaan-kecurigaan yang menakutkan antara suami dan isteri”
Dan aku ingin mendapatkan surga dunia itu bersama åï¥ång…
Dari karakter åï¥ång yang semula kufikir sangat bertolak belakang denganku, kutemukan kebaikan-kebaikan luar biasa yang begitu berarti dalam kehidupanku.
Dia sangat telaten mengajari aku dan anak-anak dalam banyak hal.
Aiyang juga selalu mengatakan “kamu pasti bisa, kalau berusaha!”, semula aku merasa tidak percaya diri hingga akhirnya aku mampu melakukannya.
Ketika aku berhasil berkata “tidak” kepada teman yang kusadari sering memanfaatkanku, aku meniru sikap tegas aiyang. Dan tiba-tiba kini aku merasa jauh lebih berani dibandingkan aku yang dulu.
Kalau toh terbatas waktu åï¥ång untukku disaat aku sakit, tetapi waktu åï¥ång dsampingku tangan kokohnya dengan terampil memijat-mijat badanku hingga merasa nyaman..
Setiap aku menyadari ada suatu harapanku yang tak kuperoleh darinya, segera aku mencari kebaikan dirinya yang ternyata begitu banyak…
Keinginanku mendapatkan åï¥ång Ÿªήğ tidak Keras dan tegas lambat laun hilang. Aku menerima aiyang apa adanya.. Ternyata aku butuh sifat åï¥ång yang seperti itu..
Ternyata benar jika pernikahan menjadikan kami saling melengkapi.
Hari demi hari, kerapuhanku mulai berkurang. Sebaliknya, sikap keras dan terkadang ketus dr aiyang juga sedikit demi sedikit berganti menjadi tegas namun lembut. Hal ini aku ketahui dari komentar teman-teman ketika berkumpul.
Mereka berkomentar tentang aku yang tak lagi cengeng dan Manja. Lebih dewasa dan Mandiri.. Alhamdulillaah..
Kesalahanku memang, karena tidak mengerti aiyang.. menuntut lebih banyak dari kemampuan aiyang.. Ketidaksabaran aku Ÿªήğ akhirnya membuat kita berpisah.. Maafin aku sayang.. Menjadi terlalu egois pada saat itu, karena rasa cinta dan takut kehilangan Ÿªήğ begitu besar..
Dan bagian tersulit dari perpisahan kita bukanlah saat aku melangkah pergi darimu tapi saatku sadar bahwa kenangan manis bsama aiyang selalu ada dalam setiap hari" yg aku lewati, tentang cinta dan harapan, tentang ketulusan dan kasih sayang. Tentang aku dan aiyang. Tentang aku yang masih mencintai aiyang.
aku ingin kita kembali bersama, menjadi yg halal untuk menemaniku seumur hidup.. Bagiku, cuma aiyang yg mampu mengubah dunia kelabuku, mnjadi penuh warna..
Luv ǚ aiy, All The best Wishes ƒör чou..
Minggu, 11 Mei 2014
Terlewati lg 10 May Tanpamu
Tahun kedua menjalani hari-hari tak bersamamu.. Banyak kejadian yg terjadi.. kamu sudah dengan perjalanan hidup yg penuh cerita bgtu jg aku.. tp smakin hari bukan terasa smakin ringan malah smakin terasa berat untuk mlupakan kenangan kita... Banyak yg berusaha mengadu domba, ada yg bcerita yg berlebihan, segelintir orang yg ingin merusak hubungan baik kita.. Tetapi smua tetap tdk mengurangi prasaan cintaku yg teramat sangat thdp mu.. Bahkan orng yang skr menjadi pasangan hidupku skr pun tidak bisa menggantikan posisimu di hatiku.. Happy Wedding Anniversary Aiyang.. I will always love you with sll my heart.. Yaa Allaah satukan kami lg seperti dulu agar kami bisa mewujudkan lg impian kt yg hancur krn perpisahan.. Aamiin YRA..
Jumat, 10 Mei 2013
Perjalanan kita di mulai disini
Disini ku ceritakan smua perjalanan hidupku bersamamu.. Perjalanan yg penuh dengan kebahagiaan, suka duka pernah kita lewati bersama. Blog ini sengaja ku buat untuk mengobati rasa rinduku padamu. Agar slalu bisa kurasakan kehadiranmu disisiku walaupun hanya bayangan semu.
Terlihat cengeng memang, tapi inilah aku apa adanya, disinilah sebenar"nya sedalam"nya hatiku yang tak seorangpun mengetahuinya.
27 April 2004, pertama kali kita bertemu. Disebuah acara ulangtahun mama dari sahabatku, kamu datang dan kita berkenalan, tapi ternyata saat itu kamu memang sengaja datang untuk melihatku (yang sebelumnya sudah kamu dengar cerita tentang aku dari salah seorang temanku yg mengajak kamu datang ke acara itu).
Hari" selanjutnya kita melanjutkan perkenalan kita hanya sebatas obrolan dan sms lewat Hp, sebelum akhirnya kita bertemu lagi untuk makan siang di Kafe Komedi, waktu itu kita pergi dengan bbrapa teman"ku. Dari awal kita bicara di telepon, aku sdh merasa simpatik sama kamu, karena disetiap obrolan kita kamu begitu dewasa, bijaksana, dan kamu orang pertama yg membangkitkan lagi semangatku, setelah berbagai masalah yg menghantam kehidupanku jauh sebelum kamu datang. Sebelum berangkat menuju kafe itu, sahabat"ku baru memberitahukanku satu hal yg lumayan mengejutkanku, ternyata dari awal perkenalan kamu sdh meminta salah satu sahabatku untuk menyampaikan kepadaku kalau kamu mau menikah denganku, dan dlm waktu beberapa hari hal itu mjadi bahasan sahabat"ku yg bingung mencari cara menyampaikan kabar itu sm aku. Kaget, senang, lucu dan bingung prasaanku pada saat ku dengar cerita itu. Ngga tau harus jawab apa, aku cm bs diam dan teman"ku yang mengiyakan.
Beberapa hari kemudian, kamu datang kerumahku, menemui mama dan papa. Acara lamaran ala preman, hehe.. Dengan beberapa syarat yang kamu ajukan. kalau dipikir keliatan aneh, kamu yang mengajakku menikah tapi kamu juga yg mengajukan syarat". Tapi memang harus spt itu karena statusmu yang sudah berkeluarga dengan 1 istri dan 3 anak. Itu sebabnya aku sulit untuk menjawab, karena mimpipun aku ga pernah untuk menjadi istri kedua.
Tapi smua mengalir begitu saja, 13 hari sejak perkenalan kita menjadi hari yang bersejarah untuk kita berdua. 10 mei 2004, entah tanpa rencana ataukah memang aku tidak tau kalau sebenarnya sudah direncanakan, tiba" kamu datang kerumah menjemputku, orangtua dan kakakku. Kita pergi ke rumah seorang penghulu, disitu kita menikah dengan cara yang sangat sederhana. "IJAB KABUL" ya hanya itu, tanpa acara apapun.
Setelah ijab kabul dan kita mengantar keluargaku pulang, untuk pertama kalinya aku dan kamu keluar, ke sebuah Hotel. Berdua aja, ga ada siapa" lagi. Malu" dan takut prasaanku saat itu, karena aku ga banyak kenal tentang kamu. Tapi siapapun kamu, yang ada dipikiranku saat itu kamu sudah menjadi suamiku, jadi seutuhnya aku milikmu.
Di hotel itu entah aku atau kamu atau kita berdua yg keliatan seperti orang bodoh, sama" diam dan malu" ga banyak obrolan, sambil menunggu sahabatku datang untuk menemaniku di hotel itu karena kamu ga bs blama" tinggal dsana, waktu itu sudah hampir magrib dan kamu harus segera pulang.
Setelah 3hari menikah, 13 Mei 2004 kamu beralasan mau menemani abahmu yang saat itu lg dirawat dirumah sakit, kamu minta aku utk ikut dan sebentar saja kita mampir ke rumah sakit memastikan kalau abahmu baik" aja, setelah itu kita istirahat di hotel yg ga jauh dr rumah sakit, sengaja memang mcari hotel terdekat karena bsk paginya kamu harus kembali kerumah sakit utk mlihat lg kondisi abah yg waktu itu dtemani umi dirumah sakit. Itu hotel kedua yg kita datangi, tapi mjadi hotel pertama kita melewati malam bdua. Disitu baru aku mulai terbiasa denganmu, merasakan kenyamanan didekatmu.
Bbrp hari setelah malam itu kita memutuskan untuk mencari tempat tinggal untukku, Kita memilih Flat Pulomas slama 3bulan mejadi tempat pertemuam kita. Seru, tapi msh belum bisa dibilang sebuah rumah tangga, kalau kamu bilang saat itu kita seperti gaya koboi. Aku msh dengan kebiasaanku yg suka kumpul dengan teman" dan kamu dengan kehidupan lamamu yang belum bisa jauh dari perempuan. Aku tau perasaanmu buat aku saat itu, cm sebatas menikmati tanpa rasa sayang apalagi cinta. Tapi aku, sejak menjadi istri kamu aku berjanji dalam hatiku utk belajar menyayangi dan mencintaimu dan menjadikanmu yang terpening dalam hidupku. Dan berhasil, seiring berjalan waktu dengan segala perhatian dan kebaikan yg kami berikan, rasa sayang itu tumbuh dan semakin subur, kemudian berubah menjadi cinta yg teramat besar, mulai ada cemburu, marah dan kecewa kalau aku merasa diabaikan. Waktu itu kutahi rasamu untukku belum sama seperti rasaku untukmu. Aku berhasil menemukan Cinta itu lebih dulu.
Setelah 3bulan di Flat, kita memutuskan untuk mencari rumah, walaupun sederhana dan jauh dari keluargaku tapi aku tetap merasa nyaman, krn yg terpenting buatku adalah berada sedekat mungkin denganmu. Disaat itu aku tau kamu mulai menyayangi aku dan itu sebabnya kita sering sekali ribut" kecil tanpa masalah yg jelas, aku dngan sgala kecemburuanku dan kamu dengan kecurigaanmu yg ga berlebihan, 2hal itu yg sering mjadi faktor keributan diantara kita. Tapi meskipun begitu, kita ga pernah membiarkan masalah kita berlarut", aku ga bisa blama" musuhan sama kamu. Secepatnya kita selalu menyelesaikan setiap masalah yg terjadi. Dirumah itu cuma 6 bulan karena kebanjiran akhirnya kita pindah kerumah yg ga jauh dr rumah sbelumnya. Disana kita sama" mulai memahami masing" smakin saling menjaga dan menghargai. 10 bulan kita tinggal dirumah itu, setelah itu kita pindah rumah lagi ke Eramas. Kehidupan kita smakin baik dan lebih baik lagi. Kita semakin saling merasa ketergantungan dan membutuhkan satu sama lain. Tapi dsana kembali kita mementingkan ego kita masing", masalah" besar mulai bermunculan. Rumah tangga kita benar" diuji saat itu, terutama aku, kesabaranku mulai berkurang menghadapi kamu yg keras dan yg selalu dan terlalu baik dengan perempuan" ga jelas. Aku merasa kamu sakiti ga habis", aku merasa kamu ga bisa berubah, aku merasa kamu khianati berulang". Smua itu menjadi awal berontaknya hatiku, aku mulai merasa ingin mengecewakan kamu juga, aku mulai nakal, disaat ga ada kamu beberapa kali aku pergi menemui teman"ku diluar.. Berulang kali aku lakuin hal itu cuma untuk membalas rasa sakit karena merasa kamu kecewakan.. Sampai akhirnya aku berada dipuncak ketidaksabaranku waktu itu 8mei 2007 aku pergi meninggalkan rumah. Kamu membujukku untuk pulang
Terlihat cengeng memang, tapi inilah aku apa adanya, disinilah sebenar"nya sedalam"nya hatiku yang tak seorangpun mengetahuinya.
27 April 2004, pertama kali kita bertemu. Disebuah acara ulangtahun mama dari sahabatku, kamu datang dan kita berkenalan, tapi ternyata saat itu kamu memang sengaja datang untuk melihatku (yang sebelumnya sudah kamu dengar cerita tentang aku dari salah seorang temanku yg mengajak kamu datang ke acara itu).
Hari" selanjutnya kita melanjutkan perkenalan kita hanya sebatas obrolan dan sms lewat Hp, sebelum akhirnya kita bertemu lagi untuk makan siang di Kafe Komedi, waktu itu kita pergi dengan bbrapa teman"ku. Dari awal kita bicara di telepon, aku sdh merasa simpatik sama kamu, karena disetiap obrolan kita kamu begitu dewasa, bijaksana, dan kamu orang pertama yg membangkitkan lagi semangatku, setelah berbagai masalah yg menghantam kehidupanku jauh sebelum kamu datang. Sebelum berangkat menuju kafe itu, sahabat"ku baru memberitahukanku satu hal yg lumayan mengejutkanku, ternyata dari awal perkenalan kamu sdh meminta salah satu sahabatku untuk menyampaikan kepadaku kalau kamu mau menikah denganku, dan dlm waktu beberapa hari hal itu mjadi bahasan sahabat"ku yg bingung mencari cara menyampaikan kabar itu sm aku. Kaget, senang, lucu dan bingung prasaanku pada saat ku dengar cerita itu. Ngga tau harus jawab apa, aku cm bs diam dan teman"ku yang mengiyakan.
Beberapa hari kemudian, kamu datang kerumahku, menemui mama dan papa. Acara lamaran ala preman, hehe.. Dengan beberapa syarat yang kamu ajukan. kalau dipikir keliatan aneh, kamu yang mengajakku menikah tapi kamu juga yg mengajukan syarat". Tapi memang harus spt itu karena statusmu yang sudah berkeluarga dengan 1 istri dan 3 anak. Itu sebabnya aku sulit untuk menjawab, karena mimpipun aku ga pernah untuk menjadi istri kedua.
Tapi smua mengalir begitu saja, 13 hari sejak perkenalan kita menjadi hari yang bersejarah untuk kita berdua. 10 mei 2004, entah tanpa rencana ataukah memang aku tidak tau kalau sebenarnya sudah direncanakan, tiba" kamu datang kerumah menjemputku, orangtua dan kakakku. Kita pergi ke rumah seorang penghulu, disitu kita menikah dengan cara yang sangat sederhana. "IJAB KABUL" ya hanya itu, tanpa acara apapun.
Setelah ijab kabul dan kita mengantar keluargaku pulang, untuk pertama kalinya aku dan kamu keluar, ke sebuah Hotel. Berdua aja, ga ada siapa" lagi. Malu" dan takut prasaanku saat itu, karena aku ga banyak kenal tentang kamu. Tapi siapapun kamu, yang ada dipikiranku saat itu kamu sudah menjadi suamiku, jadi seutuhnya aku milikmu.
Di hotel itu entah aku atau kamu atau kita berdua yg keliatan seperti orang bodoh, sama" diam dan malu" ga banyak obrolan, sambil menunggu sahabatku datang untuk menemaniku di hotel itu karena kamu ga bs blama" tinggal dsana, waktu itu sudah hampir magrib dan kamu harus segera pulang.
Setelah 3hari menikah, 13 Mei 2004 kamu beralasan mau menemani abahmu yang saat itu lg dirawat dirumah sakit, kamu minta aku utk ikut dan sebentar saja kita mampir ke rumah sakit memastikan kalau abahmu baik" aja, setelah itu kita istirahat di hotel yg ga jauh dr rumah sakit, sengaja memang mcari hotel terdekat karena bsk paginya kamu harus kembali kerumah sakit utk mlihat lg kondisi abah yg waktu itu dtemani umi dirumah sakit. Itu hotel kedua yg kita datangi, tapi mjadi hotel pertama kita melewati malam bdua. Disitu baru aku mulai terbiasa denganmu, merasakan kenyamanan didekatmu.
Bbrp hari setelah malam itu kita memutuskan untuk mencari tempat tinggal untukku, Kita memilih Flat Pulomas slama 3bulan mejadi tempat pertemuam kita. Seru, tapi msh belum bisa dibilang sebuah rumah tangga, kalau kamu bilang saat itu kita seperti gaya koboi. Aku msh dengan kebiasaanku yg suka kumpul dengan teman" dan kamu dengan kehidupan lamamu yang belum bisa jauh dari perempuan. Aku tau perasaanmu buat aku saat itu, cm sebatas menikmati tanpa rasa sayang apalagi cinta. Tapi aku, sejak menjadi istri kamu aku berjanji dalam hatiku utk belajar menyayangi dan mencintaimu dan menjadikanmu yang terpening dalam hidupku. Dan berhasil, seiring berjalan waktu dengan segala perhatian dan kebaikan yg kami berikan, rasa sayang itu tumbuh dan semakin subur, kemudian berubah menjadi cinta yg teramat besar, mulai ada cemburu, marah dan kecewa kalau aku merasa diabaikan. Waktu itu kutahi rasamu untukku belum sama seperti rasaku untukmu. Aku berhasil menemukan Cinta itu lebih dulu.
Setelah 3bulan di Flat, kita memutuskan untuk mencari rumah, walaupun sederhana dan jauh dari keluargaku tapi aku tetap merasa nyaman, krn yg terpenting buatku adalah berada sedekat mungkin denganmu. Disaat itu aku tau kamu mulai menyayangi aku dan itu sebabnya kita sering sekali ribut" kecil tanpa masalah yg jelas, aku dngan sgala kecemburuanku dan kamu dengan kecurigaanmu yg ga berlebihan, 2hal itu yg sering mjadi faktor keributan diantara kita. Tapi meskipun begitu, kita ga pernah membiarkan masalah kita berlarut", aku ga bisa blama" musuhan sama kamu. Secepatnya kita selalu menyelesaikan setiap masalah yg terjadi. Dirumah itu cuma 6 bulan karena kebanjiran akhirnya kita pindah kerumah yg ga jauh dr rumah sbelumnya. Disana kita sama" mulai memahami masing" smakin saling menjaga dan menghargai. 10 bulan kita tinggal dirumah itu, setelah itu kita pindah rumah lagi ke Eramas. Kehidupan kita smakin baik dan lebih baik lagi. Kita semakin saling merasa ketergantungan dan membutuhkan satu sama lain. Tapi dsana kembali kita mementingkan ego kita masing", masalah" besar mulai bermunculan. Rumah tangga kita benar" diuji saat itu, terutama aku, kesabaranku mulai berkurang menghadapi kamu yg keras dan yg selalu dan terlalu baik dengan perempuan" ga jelas. Aku merasa kamu sakiti ga habis", aku merasa kamu ga bisa berubah, aku merasa kamu khianati berulang". Smua itu menjadi awal berontaknya hatiku, aku mulai merasa ingin mengecewakan kamu juga, aku mulai nakal, disaat ga ada kamu beberapa kali aku pergi menemui teman"ku diluar.. Berulang kali aku lakuin hal itu cuma untuk membalas rasa sakit karena merasa kamu kecewakan.. Sampai akhirnya aku berada dipuncak ketidaksabaranku waktu itu 8mei 2007 aku pergi meninggalkan rumah. Kamu membujukku untuk pulang
Kamis, 09 Mei 2013
Happy 9th anniversary aiyang
Biarkan aku menghibur diriku sendiri dengan mengucapkan happy anniversary 2 us, mungkin kamu sudah ga lg menganggap ini penting, tp untukku ini smua msh sangat berarti.. I love you aiy, slamanya akan seperti ini.. Smoga pengobanan kita ga sia" smoga masing" dari kita slalu bahagia dengan kehidupan yang skarang kita jalani. kamu dengan keluargamu semestinya, dan aku dengan kehidupan baru yg msh dalam pencarian dan pengharapanku.
Aku sangat kehilangan kamu
Mungkin terlihat konyol, aku mencintaimu tapi aku memintamu untuk pergi. Tapi seandainya kamu mengerti, aku melakukan smuanya justru karena aku sangat menyayangimu, aku ingin melihatmu bahagia bersama yang pantas untuk mendampingimu.
Ternyata menapaki perjalanan ini tanpamu tak semudah saatku memintamu pergi. Aku begitu sangat kehilangan dirimu.
Sepuluh Mei
Sepuluh Mei, sharusnya jadi tanggal spesial untuk aku dan kamu.. Seharusnya hari ini kita merayakan hari jadi kita yang ke-9.. Tapi kenyataannya lain, untuk kali pertama kita melewati hari bersejarah ini masing", dengan langkah yang berbeda..
Hampir 1tahun kita berpisah, tapi rasa ini tetap sama tak berubah apalagi berkurang, sedikitpun.. bahkan yang bersamaku saat inipun tak ia menggantikan posisimu htiku
Hampir 1tahun kita berpisah, tapi rasa ini tetap sama tak berubah apalagi berkurang, sedikitpun.. bahkan yang bersamaku saat inipun tak ia menggantikan posisimu htiku
Langganan:
Postingan (Atom)